Engineering; Game; Sosial; Blogging; Lingkungan; Kuliah; Psikologi Populer; Download; Sejarah; Film; Umum| SELAMAT DATANG DI GUNARMAN.BLOGSPOT.COM| Blog kecil padat informasi|

Rabu, 21 Januari 2015

Mengenal Program Studi Teknik Lingkungan


            Titel insinyur lingkungan atau sarjana teknik lingkungan, meski memiliki sejarah perkembangan akademis yang panjang, sebelumnya belum pernah ada hingga 1960. Ketika itu beberapa program studi teknik dan kesehatan masyarakat di Amerika Serikat mulai mencoba memperluas ruang lingkup studi dengan tujuan menciptakan titel lebih spesifik yang sesuai dengan program studi dan materi yang dipelajari. Diharapkan lewat itu perbedaan antara insinyur lingkungan dengan pakar kesehatan masyarakat serta insinyur dari cabang teknik lainnya bisa jelas. Teknik lingkungan di Indonesia bermula dari lahirnya Departemen Teknik Penyehatan ITB di bawah naungan Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan pada 10 Oktober 1962. Selanjutnya pada 1983 ITS membuka program studi  S1 Teknik Penyehatan yang lalu dikembangkan jadi Jurusan Teknik Lingkungan yang diresmikan Dirjen DIKTI pada 1996. Kemudian 5 Juni 1985 berdasarkan inisiatif Ir. KRT Tjokrokusumo (Alm.) didirikanlah Sekolah Tinggi Teknik Lingkungan Yayasan Lingkungan Hidup yang disingkat STTL YLH di Jogja yang merupakan perguruan tinggi pertama di Indonesia yang mengelola program studi teknik lingkungan.
            Teknik lingkungan adalah bidang keilmuan yang mengintegrasikan pemahaman sains murni, manajemen, pengetahuan kesehatan, dan kerekayasaan guna menanggulangi serta mencegah penurunan kualitas lingkungan. Teknik lingkungan bertujuan menjauhkan manusia dari dampak buruk lingkungan dan menjaga lingkungan dari dampak buruk kegiatan manusia. Seperti jurusan teknik pada umumnya, produk teknik lingkungan  ialah berupa gambar/sketsa rancangan dan perhitungan bangunan—utamanya instalasi pengolahan limbah. Teknik lingkungan, seperti sejarahnya di atas, merupakan turunan teknik sipil dengan konsentrasi penyehatan yang juga mempunyai sedikit irisan bahasan dengan teknik kimia dan planologi.
            Konsentrasi teknik lingkungan terdiri atas pengelolaan kualitas udara, air, limbah padat, dan kesehatan. Jurusan teknik lain lebih mengenal teknik lingkungan dengan pembahasan mendalamnya tentang sampah. Padahal teknik lingkungan juga membicarakan produksi bersih, tata pemukiman, perencanaan wilayah, konservasi air, mikrobiologi, epidemiologi, ekonomi lingkungan, geografi, kesehatan dan keselamatan kerja (K3), serta meteorologi-klimatologi. Semua ilmu barusan dimaksudkan agar sarjana teknik lingkungan mampu menganalisa keadaan aktual lapangan secara seksama.


Dikutip dari berbagai sumber.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar