Engineering; Game; Sosial; Blogging; Lingkungan; Kuliah; Psikologi Populer; Download; Sejarah; Film; Umum| SELAMAT DATANG DI GUNARMAN.BLOGSPOT.COM| Blog kecil padat informasi|

Rabu, 13 Mei 2015

Film-Film Tentang Jepang Dalam Perang Asia Timur Raya


Sebagai bangsa yang pernah dijajah Jepang pada PD II, kita pasti merasakan tautan batin kala mendengar kisah negara lain yang senasib. Cerita semasa pendudukan Jepang begitu mengguncang kemanusiaan seperti soal perbudakan seksual (jugun ianfu), penyiksaan, kerja paksa (romusha), dan pembantaian. Invasi Jepang di Asia Timur Raya menarik diulas dari beragam sudut pandang—yang dalam artikel ini adalah orang Barat. Berikut adalah daftar film yang membahas tentang pendudukan Jepang di Asia Timur Raya:




John Rabe
Film ini merupakan kisah nyata John Rabe seorang pengusaha pabrik Siemens yang melindungi banyak rakyat Cina selama pembantaian Nanking. John Rabe adalah seorang warga negara Jerman anggota NAZI. John Rabe menyuguhkan pada kita betapa mencekamnya serta bagaimana sulitnya bertahan hidup selama pedudukan pasukan Jepang di Nanking. John Rabe secara tidak langsung telah membantah bahwa semua anggota NAZI kejam.

Empire of The Sun
Orang Barat sedikit lebih beruntung sepanjang pendudukan Jepang di Asia Timur Raya. Ini bisa dilihat dalam Empire of The Sun saat tokoh utamanya James Graham menyerahkan diri pada Jepang tapi mereka tidak menangkapnya. Film ini juga membuktikan bahwa orang Barat juga dikarantina khusus (terpisah dari pribumi) selama invasi Jepang di Cina atau mungkin Asia Timur Raya umumnya. Empire of The Sun adalah kisah kemanusiaan tentang sulitnya bertahan hidup di bawah cengkeraman musuh. Film ini wajib ditonton bagi anda yang ingin merasakan greget memerhatikan peran Christian Bale sebagai James Graham.

The Flowers of War
Kembali Christian Bale memerankan orang Barat yang berkutat di Cina selama pendudukan Jepang. Kali ini Bale memerankan John Miller seorang juru pemakaman Kristen dari Amerika. The Flowers of War meneceritakan pada anda bagaimana peristiwa pembantaian dan pemerkosaan Nanking. John Miller dengan segala keahlian dan upayanya berusaha menyelamatkan seluruh murid gereja dan pelacur yang dilindunginya dari Jepang. The Flowers of War juga secara keren menggambarkan kegagah-beranian pasukan Cina mempertahankan tanah airnya. Film ini amat direkomendasikan bagi anda yang ingin emosinya diaduk-aduk selama menonton.

The Children of Huang Shi
Film ini berkisah tentang jurnalis Inggris, George Hogg, yang sangat ingin meliput tentang pendudukan Jepang di Cina namun akhirnya malah membantu anak-anak yatim piatu Cina selamat dari masa invasi Jepang. Walaupun secara keseluruhan bagus tapi The Children of Huang Shi jelas bisa lebih baik lagi jika menggarap tiap detail emosionalnya secara maksimal. Misalnya ketika bagian Shi Kai melawan George Hogg yang ingin memajukan penampungan yatim piatu. Harusnya bagian ini bisa lebih banyak memacu emosi. Satu hal yang membuat The Children of Huang Shi menarik adalah disorotnya fakta bahwa saat invasi Jepang di Cina kala itu pasukan komunis dan liberal juga sedang bertempur sengit.

The Railway Man
Colin Firth menampilkan peran yang rancak dalam film ini sehingga membuat yang menontonnya menganggap ia benar-benar terjangkit post traumatic stress disorder (PTSD). The Railway Man merupakan kisah nyata perwira Inggris, Eric Lomax, yang dijadikan romusha untuk membangun jalur kereta di Thailand selama PD II. The Railway Man menampilkan drama dan penokohan yang proporsional. Kisah The Railway Man tidak rumit namun unsur dramanya mampu menyeret anda untuk memahami derita fisik dan psikologis para penyintas kekejaman Jepang.

            Daftar ini mungkin kurang representatif bagi anda yang mendalami sejarah PD II khususnya pendudukan Jepang di Asia Timur Raya. Namun semoga masih bisa jadi rujukan tontonan yang bagus.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar