Engineering; Game; Sosial; Blogging; Lingkungan; Kuliah; Psikologi Populer; Download; Sejarah; Film; Umum| SELAMAT DATANG DI GUNARMAN.BLOGSPOT.COM| Blog kecil padat informasi|

Jumat, 12 Februari 2016

Hubungan Antara Kuliah dan Dunia Kerja


Dengan banyaknya jumlah sarjana yang dicetak tiap tahun ditambah lagi sarjana-sarjana tahun sebelumnya yang juga sama-sama ingin mencari atau pindah kerja membuat persaingan menembus lowongan kerja jadi kian ketat. Akibatnya, sudah terlalu banyak lulusan baru yang kecewa karena menganggap bila sarjana akan mudah dapat kerja. Bukan “Mudah” sebenarnya kata yang tepat, tapi “Lebih mudah”. Kenapa? Karena para pemberi kerja menganggap sarjana punya pola pikir yang lebih dibanding mereka yang tamatan SMA atau lebih rendah. Tapi, bukan berarti semata pola pikir khas sarjana yang mereka pertimbangkan dari pencari kerja. Tentu juga ada beberapa faktor kunci lain.

            Lantas bekal kuliah apa yang sebenarnya umum paling dibutuhkan ketika menjejak persaingan dunia kerja? Paling pertama, adalah penguasaan Microsoft Office. Makin mahir kita maka akan kian cepat pula calon atasan atau HRD memikirkan posisi yang tepat anda isi. Selanjutnya adalah kemampuan bahasa, baik bahasa Indonesia laras formal dan ilmiah maupun bahasa asing setidaknya bahasa Inggris pasif. Hal ini akan cepat memberi gambaran bagi calon atasan atau HRD tentang kemampuan anda memahami dan membuat dokumen. Ketiga yang juga sangat penting adalah pola pikir yang intelektual. Ini terlihat dari cara kalian menyikapi masalah, gagasan, hubungan dengan bawahan dan atasan, orang yang lebih tua, senior, maupun pelanggan. Hal terakhir tapi ‘tak kalah penting yang anda butuhkan adalah pemahaman terhadap materi-materi kuliah. Rajinlah membaca dan berlatihlah berbincang tentang hal-hal yang anda pelajari selama kuliah baik di dunia nyata maupun dunia maya!

            Selama kuliah jangan sampai menyepelekan IPK! Targetkan IPK minimal 3,00 untuk bekal anda menembus saringan administrasi Perusahaan/Instansi Pemerintahan. Kenapa tiap Perusahaan/Instansi Pemerintahan mempersyaratkan IPK? Apakah IPK menjanjikan kinerja? Tentu tidak. Tapi minimal dari IPK saja kita bisa tahu sebertanggung jawab apa para pencari kerja terhadap pendidikan mereka. Ada beberapa orang yang berargumen bahwa IPK bisa didapat dari mencontek. Tentu saja para pemberi kerja sudah tahu ini, meski demikian bagi mereka jika memang anda menginginkan IPK yang bersih seharusnya anda tetap bisa mendapatkannya dengan belajar lebih giat. Jika anda enggan belajar lebih giat namun pula anti mencontek dan pasrah pada IP demi IP yang didapat apalah itu namanya kalau bukan mahasiswa yang tidak bertanggung jawab.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar