Engineering; Game; Sosial; Blogging; Lingkungan; Kuliah; Psikologi Populer; Download; Sejarah; Film; Umum| SELAMAT DATANG DI GUNARMAN.BLOGSPOT.COM| Blog kecil padat informasi|

Kamis, 18 Juni 2015

Kuliah, Ilmu, IPK, Penerapan, dan Lapangan Kerja

Ini merupakan topik perdebatan tiada akhir di kalangan mahasiswa dan sarjana. Banyak yang berpikir bahwa IPK tidak mencerminkan ilmu dan kemampuan penerapan seorang sarjana di dunia kerja. Tapi kenapa nyaris semua institusi mempersyaratkan IPK sekian untuk menyaring calon pegawainya? Itu karena tiap institusi ingin mencari calon karyawan yang minimal memenuhi dua kriteria:  kompeten dan berkomitmen pada Perusahaan. Pelamar yang ber-IPK minimal 3.00, apalagi dari Perguruan Tinggi terkemuka (reputable University), merupakan jaminan seorang mahasiswa berkomitmen pada apa yang dikerjakannya. IPK merupakan indikator kinerja bagi para lulusan baru (fresh graduate). Kasarnya, jika pada kuliah sendiri saja tidak tanggung jawab/komitmen apalagi terhadap pekerjaan.

            Biasanya lebih mudah bagi Perusahaan untuk mendidik sarjana ber-IPK 3.00 ketimbang yang kurang dari itu. IPK memang jarang bohong. Terkait penguasaan ilmu yang didapat selama kuliah hal itu korelasinya tidak sederhana dalam dunia kerja. Misalnya sarjana teknik lingkungan yang dipersyaratkan pengalaman kerja jika ingin melamar lowongan waste water treatment plan (WWTP) atau plus sertifikasi AK3U kalau melamar fungsi K3. Ini beda dengan sarjana akuntansi, teknik mesin, psikologi, atau teknik elektro yang bagi lulusan barunya banyak tersedia lowongan nonpengalaman atau bersertifikat. Jurusan yang lowongannya benar-benar bicara penerapan sejauh ini yang saya tahu adalah komputer dan kesehatan. Kedua jurusan ini akan sangat diuji ilmu-ilmu yang mereka dapat selama kuliah oleh para calon user.

            Kuliah utamanya ialah untuk mengasah jiwa intelektual dan mencari keahlian. Jangan pelit untuk ikut kursus-kursus selama kuliah! Karena itu pasti bakal amat berguna kala nanti mencari kerja. Carilah ilmu maka IPK akan mengikuti! Tekunilah kegiatan-kegiatan yang mengasah kemampuan sosial anda! Biasakan diri dengan Microsoft Office! Kuasai bahasa Inggris minimal pasif! Seriuslah saat praktik kerja lapangan (PKL)! Carilah prestasi akademis/nonakademis sebanyak mungkin! Hal-hal di atas pasti akan menjadi pertimbangan bagi Perusahaan. Jika anda bukan berasal dari Perguruan Tinggi terkemuka maka belajarlah lebih keras baik dalam bersosial, akademis, maupun menggeluti hobi! Ketahuilah pula bahwa sekalipun semua saran di atas berhasil diamalkan namun, belum tentu semua Perusahaan akan lekas menerima anda. Karena tiap Perusahaan punya pertimbangannya sendiri dalam menyaring calon karyawan.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar